Jumat, 21 November 2014

My Love is MOTHER



Pada sebuah rumah ada ayah , ibu , dan 2 anak . Di rumah itu suasananya sangat harmonis , tentram , dan selalu menyenang kan . Maka, jangan heran kalau di keluarga itu jarang ada pertikaian  atau pertengkaran antar satu sama lain.

Ketika itu ibu yang bernama IBU LINA sehabis pulang kerja marah-marah , karena rumahnya dalam keadaan kotor . Ibu bertanya “ kenapa rumahnya kok kotor , gak ada yang mau brrsihin ta ? “ . Rina anak pertama bu lina menjawab “ maaf bu , saya habis pulang dari sekolah dan saya capek bu .” Ibu menjawab “ ibu juga capek !!!!!!!!!” . Kemudian ibu sehabis mandi langsung membersihkan rumah dan memasak untuk keluarganya . lalu Rina anak pertama ibu lina bekerja sebagai TU di sebuah TPQ-TKQ di dekat rumahnya

Pada malam harinya, semua anaknya berkumpul melihat tv bersama. Di sela-sela berkumpul bersama keluarga , ayah rina membuat adonan untuk bubur yang di jualnya pagi harinya. Kemudian ibu juga membantu ayah dan adik rina terkadang juga ikut membantu .

Namun, Rina terkadang juga kasihan dengan orang tuanya. Ibunya yang sebagai pekerja pabrik sering mengeluh ke rina karena beliau sering merasa capek . tapi dengan kecapekannya beliau selalu bersemangat untuk mencari uang buat anak-anaknya , dan ayah rina sebagai penjual bubur yang setiap hari berjualan kecuali hari jum’at libur. Ayah rina juga tidak pernah mengeluh ke anak-anaknya , begitukah pengorbanan orang tua kepada anaknya.

Ketika itu rina ingin bertanya kepada ibunya tentang masa kecilnya, kemudian rina bertanya” bu, dulu lahirku gimana?hehehe…”Ibu menjawab “kamu dulu susahnya keluarnya, kalau tidak lahir ibu bisa di operasi”. Kemudian rina menjawab” tapi sekarang nggak susahkan kalau disuruh?hehehe….” Ibu menjawab” kata siapa nggak susah, tetap saja susah di suruh kok”rina menjawab”iya bu maaf!”.

“ YA ALLAH maafkan hamba karena selama ini hamba selalu membuat ibu hamba marah-marah , hamba tidak tau kalau pengorbanan IBU sampai segitunya. Muliahkan beliau Ya ALLAH dan masukkan beliau ke surga-MU .AMIN”

Namun, rina selalu berusaha untuk membuat hari-hari yang rina lalui dengan keluarga terasa menjadi tentram dan harmonis. Ibu selalu bilang ke rina “ kamu sekarang sudah remaja, ibu pengen kamu lebih mengerti dengan keadaan orang tua.” Pesan yang disampaikan ibu selalu rina ingat.mengapa?karena agar rina lebih menghormati pengorbanan seorang ibu yang sudah melahirkannya dan menjadikan rina sekarang anak yang dewasa.

Di wakttu rina melihat tv, rina mendengarkan alunan lagu yang ada di tv. Lagu itu berjudul “BUNDA”. Di waktu itu juga hati rina merasa sedih,karena syair lagu itu memperlihatkan pengorbanan dan kasih sayang seorang ibu untuk anaknya. Rina sangat ingin membahagiakan orang tuanya, tapi yang terutama yang rina ingin bahagiakan adalah ibu.tanpa pengorbanan ibu rina tidak bisa hidup di dunia ini.

Ibu rina adalah ibu yang penuh pengorbanan untuk mencari nafkah anak-anaknya,tapi ibu terkadang juga cerewet terhadap anak-anaknya. Di waktu ibu lagi cerewet rina paling nggak suka pada waktu itu, karena menurut rina ibu yang cerewet kepada anaknya termasuk ibu yang suka marah kepada anaknya. Namun,anggapan rina itu salah.ibu yang cerewet kepada anak-anaknya berarti ibu yang sayang kepada anaknya.

Namun, terkadang rina meminta maaf kepada ibunya karena rina setiap hari selalu membuat hati ibunya kesal dan cerewet. Suatu hari rina meminta maaf pada ibunya.” Ibu maafkan rina kalu rina setiap hari membuat ibu marah dan kesal. Ibu menjawab ” iya nak,tapi jangan selalu membuat ibu marah dan kesal lagi iya. Kamu itu anak yang nggak suka ibu marah. Kamu selalu berfikir bahwa ibu cerewet itu ibu marah kepadamu.maksud ibu nggak gitu, ibu cerewet karena ibu sayang sama klamu! ” rina terdiam mendengar nasehat dari ibunya.

Suatu hari rina berkunjung ke rumah nenekny, di sela-sela perbincangan nenek bercerita kepada rina” ibu kamu dulu saat mengandung kamu sangatlah di jaga oleh nenek, karena ibu kamu mengandung cucu pertama bagi nenek”. Rina menjawab “terus gimana nek, aku waktu kecil dulu?” jawab nenek”kamu sangat lucu di waktu kecilmu dulu, gendut, rambunya hitam. Nggak seperti sekarang kam sudah beranjak dewasa”. Rina menjawab” berarti aku kecil dulu lucu iya nek?hehehe…”nenek tersenyum.

Rina baru mengerti betapa beratnya seorang ibu sedang mengandung anaknya. Pada waktu ibu mengandung adek rina, ibu selalu bersemangat setiap hari. Beliau tidak pernah mengeluhkan akan beban perutnya semakin besardan beliau sangat bersyukur bisa mengandung anaknya yang kedua, tak kalah bahagianya ibu rina pada waktu melahirkan adek rina yang berjenis kelamin laki-laki. Ibu rina sangat bersyukur karena beliau mempunyai anak laki-laki dan perempuan.

Setiap hari ibu mengasuh adek rina, siang dan malam di lalui dengan senang. Meskipun adek rina terkadang suka rewel, tapi ibu tidak pernah lelah mengasuhnya hingga adek rina sudah berumur tujuh tahun.

Alhamdulillah anak-anak ibu lina tidak pernah melawan orang tuanya, anak-anak ibu lina adalah anak yang rajin beribadah, mandiri, dan suka menolong antar sesama. Ibu lina juga sangat bangga pada anak-anaknya, karena anak pertama bu lina yang bernama rina mendapat juara 3 di ngajinya karena rina memenangkan lomba QIRO’AH dan mendapatkan sebuah piala. Lalu, adek rina mendapat juara 3 di sekolah Tknya karena ia mendapatkan prestasi di kelasnya dan mendapatkan sebuah piala. Akhirnya keluarga ini hidup bahagia, tentram dan harmonis.


THE END

Tidak ada komentar:

Posting Komentar